Hepatitis C

Jenis hepatitis C ini disebabkan oleh virus hepatitis C (VHC). Virus ini sebelumnya dikenal dengan virus hepatitis non A-non B (NANB) yang menyebabkan kasus-kasus hepatitis pascatransfusi darah atau produk darah sehingga disebut juga sebagai tranfusion-asssociated hepatitis (hepatitis yang berhubungan denag transfusi). Hepatitis C dikenal mempunyai masa tunas yang lama dan sering disertai tnda-tanda subklinis yang ringan, tetapi dengan tingkat kronisitas (kejadian menjadi kronis) dan progresivits ke arah sirosis yang tinggi.

Berdasarkan data Organisasi Kesehatan Dunia WHO tahun 2005, diperkirakan sekitar 170 juta penduduk dunia terinfeksi virus hepatitis C (VHC). Setiap tahunnya terjadi laju pertambahan infeksi baru yang mencapai 3-4 juta orang. Di Indonesia belum ada angka yang pasti, tetap diperkirakan sekitar tujuh juta penduduk yang sudah terinfeksi virus hepatitis C.

Hepatitis C

Hepatitis C

Penularan Penyakit Hepatitis C

Pertumbuhan (replikasi) virus hepatitis C sangat cepat dan tingkat kronisitasnya lebih tinggi dibandingkan dengan hepatitis B dan virus hepatitis lainnya. Selain itu, secara genetik VHC mempunyai banyak tipe virus dan tingkat mutasi tinggi sehingga belum ada vaksin yang dapat mencegah penyakit hepatitis C. Sebagian besar dari infeksi virus hepatitis C, yaitu sekitar 80-90% akan berkembang menjadi kronis (penyakit hati menahun). Jika hepatitis kronis tidak diobati dengan tuntas dapat berkembang menjadi sirosis dan kanker hati yang sukar diobati sehingga harus dilakukan transplantasi (cangkok hati). Di Indonesia, transplantasi hati sulit dilakukan karena faktor kesulitan donor. 

Penyakit hepatitis C bisa ditularkan lewat alat atau juga tinta tato yang digunakan dengan bersamaan dan bergantian. Dan pada beberapa orang yang mengalami infeksi dalam sarana kesehatan, misalnya adalah tertusuk dengan jarum yang tidak sterol. Selain itu, petugas layanan kesehatan yang mengalami penularan penyakit hepatitis C akan tertutusuk dengan tidak sengaja menggunakan jarum suntik. Penyakit hepatitis C juga bisa ditularkan lewat infeksi dari donor darah, walaupun donor darah di Indonesia akan di skrining untuk penyakit hepatitis C.

Penyakit hepatitis C sangat mudah menular dibandingkan penyakit HIV AIDS yang hanya tertular lewat darah saja. Di Indonesia, sekitar lebih dari 40 kali jumlahnya lebih banyak untuk seseorang menderita penyakit hepatitis C dibandingkan dengan terinfeksi penyakit HIV. Kita juga bisa teriinfeksi penyakit hepatitis C namun tanpa kita sadari. Kurang lebih adalah sekitar 15-30% orang yang memberantas penyakit hepatitis V tanpa menggunakan obat. Dan sisanya adalah infeksi penyakit hepatitis C kronis, selain itu virus ini akan hidup di dalam tubuh kita kita berhasil melakukan pengobatan. HCV mungkin saja tidak menyebabkan masalah selama 15-20 tahun dan bahkan lebih lama, namun penyakit hepatitis C akan menyebabkan terjadinya kerusakan hati yang sangat berat yang biasanya disebut dengan penyakit sirosis hati. Orang dengan kasus sirosis hati biasanya akan mempunyai resiko besar mengalami penyakit kanker hati, gagal hati dan juga paling fatal adalah kematian. Salah satu penelitian menunjukkan bahwa iinfeksi HCV yang kronis akan meningkatkan terjadinya kematian 2 kali lebih besar.

Hal yang dilakukan adalah dengan melakukan pencegahan penyakit hepatitis C. Cara mencegah penyakit hepatitis C adalah :

  1. Menghindari jenis konsumsi daging setengah matang.
    Salah satu bentuk pencegahan dari penyakit hepatitis c adalah dengan menghindari asupan makanan seperti daging jenis apapun yang dimasak dalam keadaan setengah matang. Daging yang dimasak dengan setengah matang akan mempunyai suatu kemungkinan untuk bisa mengandung virus serta kuman yang sangat berbahaya untuk kesehatan tubuh dan salah satunya adalah penyakit virus hepatitis C. Pencegahan yang bisa dilakukan adalah dengan menghindari hal tersebut.
  2. Melakukan deteksi dini penyakit hepatitis C
    Dengan memeriksakan diri ke dokter dan juga laboratorium kesehatan saat Anda sakit dan juga dalam keada sehat. Walaupun Anda merasa tubuh Anda dalam keadaan sehar, namun pemeriksaan harus tetap dilakukan. Dengan memeriksakan diri ke dokter dengan melakukan general check up sebagai salah satu usaha untuk mencegah terjadinya penyakit hepatitis C.
  3. Hindari pemakaian alat cukur dan jenis benda yang tajam dengan bergantian
    Pencegahan penyakit hepatitis C yang bisa dilakukan adalah sebaiknya jangan menggunakan alat pribadi seperti alat cukur, sikat gigi dengan bergantian. Salah satu penularan hepatitis C adalah diakibatkan karena benda tajam seperti alat cukur dan juga penggunaan silet dengan bersamaan. Pencegahan ini dilakukan juga pada alat-alat pribadi Anda.
  4. Jangan melakukan hubungan seksual yang tidak aman
    Pencegahan ini dilakukan karena salah satu penularan yang terjadi pada penyakit hepatitis C adalah lewat hubungan seksual. Sebaiknya hal yang dilakukan saat Anda akan melakukan hubungan seksual dengan orang lain adalah dengan menggunakan kondom pengaman. Pencegahan dari penyakit hepatitis C bukan hanya dilakukan oleh individu saja namun juga harus dilakukan oleh pemerintah. Karena peningkatan pada jumlah orang yang mati akibat penyakit hepatitis C juga sangat tinggi.

Salah satu jenis pencegahan yang bisa dilakukan oleh pemerintah adalah dengan pemberian vaksinasi dan imunisasi. Selain itu, penyuluhan yang diberikan pada seluruh lapisang masyarakat. Karena ketidakpahaman mengenai penyakit hepatitis C yang terjadi pada masyarakat akan meningkatkan resiko dari terjadinya penularan penyakit hepatitis C. Pencegahan lainnya adalah dengan mengurangi jumlah orang yang menderita penyakit hati hepatitis C.

Hepatitis C


=====================================

>>> Obat Hepatitis Untuk Membantu Mengobati dan Menyembuhkan Hepatitis A, Hepatitis B, Hepatitis C dan Pencegahan Hepatitis dan juga Menyehatkan Fungsi Hati, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Uncategorized and tagged , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *